Sabtu, 25 Juni 2022, WIB
Breaking News

Kamis, 21 Okt 2021, 14:04:22 WIB, 32336 View Administrator, Kategori : Pertanian , Perkebunan dan Kehutanan

KENDARI - Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya untuk mengembangkan dan meningkatkan potensi sektor pertanian dengan menggelar seminar di Aula Kantor Balitbang Sultra.

Kegiatan tersebut mengangkat tema kajian terapan intervensi nilai nilai budaya etnis tolaki dalam upaya pengembangan pangan lokal melalui budidaya tanaman sagu.

Acara itu dibuka langsung Kepala Balitbang Sultra, Dra. Hj. Isma, M.Si, dan menghadirkan dua orang reviewer dari eks anggota Dewan Riset Daerah yang tidak lain juga merupakan dosen UHO yaitu Prof. Dr. Sri Wahyuni dan Prof. Dr. Gusti Ayu K Sutariati,MS. Selain itu juga hadir perwakilan dari Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara selaku instansi teknis bidang perkebunan. 

Kepala Balitbang Sultra, Dra. Hj. Isma, M.Si, berharap kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dan diimplementasikan oleh dinas teknis terkait dalam rangka menjawab persoalan pengembangan sagu sebagai pangan lokal di Sultra.

"Kita harus menyatukan pandangan dan gagasan yang sama untuk memberikan perhatian pada pengembangan tanaman sagu sebagai pangan lokal di Sultra," tuturnya.

Selain itu, Ketua Peneliti Pengembangan Tanaman Sagu, Indra Rahayu menjelaskan bahwa penelitian yang dilakukan difokuskan pada aspek hulu yaitu pada aktivitas budidaya petani sagu. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan serius ditingkat masyarakat/ petani sagu khususnya dalam aktivitas budidaya tanaman sagu.

"Oleh karena itu, perlu dikaji dan dianalisis secara komprehensif untuk mendapatkan gambaran potret petani sagu dan kelestarian ekosistem sagu," ucapnya.

Lanjut menjelaskan bahwa tanaman sagu adalah komoditi perkebunan yang potensial untuk dikembangkan. Penguatan terhadap sumber daya manusia / petani khususnya pengetahuan baik secara teknis budidaya maupun kearifan lokal sangat penting untuk dikolaborasikan agar mereka dapat meningkatkan produktivitas sagu dan menjadi sumber pendapatan ekonomi. 

"Sehingga dalam penelitian ini difokuskan pada ruang lingkup kearifan lokal suku Tolaki yang merupakan salah satu dimensi yang dapat dimanfaatkan dalam  upaya pengembangan sagu sebagai pangan lokal yang akan mendukung diversifikasi pangan lokal di Provinsi Sulawesi Tenggara," tutupnya. (hrk)



Balitbang Sultra Gelar Seminar Pengembangan Pangan Lokal Melalui Budidaya Tanaman Sagu
Kamis, 21 Okt 2021, 14:04:22 WIB, Dibaca : 32336 Kali
Balitbang Sultra Gelar FGD Kajian Peran KUR
Rabu, 08 Sep 2021, 19:31:59 WIB, Dibaca : 939 Kali
Program KEKASI ABG-KU Balitbangda Provinsi Sulawesi Tenggara
Jumat, 22 Jan 2021, 07:12:30 WIB, Dibaca : 2899 Kali

Tuliskan Komentar